
Jakarta –
Pada momen mudik Lebaran Idulfitri tahun ini, tim detikOto kembali mengetes mobil sekaligus mengecek kesiapan jalur Tol Trans Jawa dalam program Ekspedisi Oto Jalur Mudik.
Untuk perjalanan kali ini, detikOto mengandalkan Toyota Kijang Innova Zenix HEV. Mobil ini dipilih karena menawarkan kombinasi ideal untuk perjalanan jauh bersama keluarga, yakni kabin yang lega, kenyamanan kelas atas, dan konsumsi bahan bakar yang efisien.
Rute yang ditempuh adalah perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta, mayoritas melalui jalur bebas hambatan Tol Trans Jawa.
Toyota Kijang Innova Zenix HEV Q Modellista yang dibawa tim detikOto untuk Ekspedisi Oto Jalur Mudik Jakarta-Jogja Foto: Muhammad Hafizh Gemilang/detikcom
|
Namun, bukan berarti perjalanan ini tanpa tantangan. Salah satu segmen yang cukup menguji adalah ruas tol Semarang-Salatiga, yang dikenal memiliki kontur jalan berbukit dan dominan menanjak.
Menariknya, tantangan tersebut mampu dilibas tanpa kesulitan oleh Kijang Innova Zenix HEV. Berbekal teknologi hybrid yang sudah dikembangkan dan dipatenkan oleh Toyota, mobil ini mampu melakukan transisi tenaga antara mesin bensin dan motor listrik secara halus dan seamless, tanpa hentakan.
Hasilnya, saat melahap jalur menanjak, mobil tetap responsif dan bertenaga tanpa mengorbankan efisiensi. Karakter torsi instan khas motor listrik sangat membantu saat harus melibas tanjakan, membuat perjalanan terasa ringan.
Tak hanya bertenaga, konsumsi bahan bakarnya pun patut diacungi jempol. Perjalanan lebih dari 500 km dari Jakarta ke Jogja, dengan empat penumpang dewasa plus muatan barang bawaan, tercatat dapat tuntas dengan rata-rata konsumsi bbm di 19,2 km/liter. Catatan yang impresif untuk kendaraan di kelasnya.
Kenyamanan perjalanan makin terasa berkat interior yang lapang dan mewah. Unit yang kami gunakan adalah varian tertinggi, Q Modellista, yang menawarkan berbagai fitur premium.
![]() |
Salah satunya adalah hadirnya captain seat dengan ottoman di baris kedua, memungkinkan penumpang untuk bersantai, merebahkan sandaran kursi, dan menopang kaki dengan nyaman sepanjang perjalanan.
Ruang bagasi pun tak kalah memadai. Meski kursi baris kedua diatur dalam posisi paling mundur dan rebah, bagasi masih cukup luas untuk menampung lebih dari empat koper dan beberapa tas kecil tanpa kendala.
Tak ketinggalan, fitur hiburan yang lengkap juga jadi penunjang utama kenyamanan selama perjalanan. Mulai dari sistem audio berkualitas tinggi hingga layar hiburan di bangku baris kedua, semuanya membuat pengalaman mudik kali ini terasa menyenangkan baik bagi penumpang maupun pengemudi.
(mhg/din)