
Jakarta –
Manajer Everton David Moyes ikut mengomentari kartu merah yang diterima manajer Liverpool Arne Slot dalam duel derby Merseyside beberapa waktu lalu. Pria asal Skotlandia itu menilai apa yang terjadi merupakan hal yang biasa dialami pelatih muda.
Slot diberi kartu merah oleh wasit Michael Oliver usai laga berakhir 2-2 di Goodison Park, Kamis (13/2/2025) dini hari WIB. Pelatih berusia 46 tahun itu melakukan protes berlebihan kepada sang pengadil, diduga karena injury time yang berjalan lebih lama dari yang seharusnya.
Selain Slot, asistennya yakni Sipke Hulshoff juga mendapat hukuman serupa. Demikian halnya dengan Abdoulaye Doucoure dan Curtis Jones yang menjadi dua aktor utama kericuhan usai pertandingan.
Jelang menghadapi Crystal Palace akhir pekan ini, Moyes kembali ditanya mengenai kekacauan di laga derby tersebut. Ia berbicara soal Doucoure yang mendapat ejekan rasis hingga hukuman untuk Slot.
“(Doucoure) baik-baik saja. Saya kecewa dia mendapat kartu merah. Pihak klub akan melihat situasinya. Laga malam itu penuh dengan emosi dan semua orang di sana terlibat,” ujar Moyes, dikutip ESPN.
“Kami bermain melawan Liverpool yang sangat bagus, mungkin tim terbaik di Eropa saat ini, dan kami harus melakukan pekerjaan kami sebaik mungkin.”
“Saya juga sedikit bersimpati pada Arne Slot karena itu adalah hal yang selalu saya lakukan saat saya masih muda. Itu menunjukkan bahwa dia sangat peduli dengan klubnya dan berjuang demi para pemainnya.”
“Saya kecewa dengan Doucouré karena ia bermain sangat baik di laga itu dan melakukan pekerjaan yang hebat untuk tim. Ia mungkin tidak akan melakukan apa yang telah ia lakukan (jika terjadi lagi). Namun, itu bukan berarti orang-orang boleh melecehkan Anda. Jika memang demikian, itu sepenuhnya salah,” tegas Moyes.
(adp/nds)