Pada Februari 1926, Frank Carter, yang dijuluki “Penembak Jitu Omaha”, meneror kota Omaha. Ia menembak mati 2 orang, menembus lebih dari selusin jendela, dan menembak tanpa pandang bulu ke sebuah toko obat di pusat kota.
Bisnis di Omaha lumpuh total, jalanan lengang, dan tempat-tempat hiburan di kota itu tutup selama lebih dari seminggu. Setelah ditangkap dan dinyatakan bersalah, Carter mengakui melakukan 45 serangan lagi. Ia dieksekusi dengan disetrum pada Juli 1927, sambil berseru, “Biarkan semangat mengalir.” Foto: Boredpanda















