
Jakarta –
Tak semua pedagang makanan memperhatikan higienitas tempatnya berjualan. Salah satunya pedagang sate ini yang kedapatan menyimpan sisa stok sate di kulkas sampai dipenuhi belatung!
Sudah sepatutnya setiap pedagang makanan memperhatikan kebersihan tempat jualan, bahan makanan, hingga proses ketika mengolah dan menyajikannya. Jangan sampai ada yang kotor karena dapat membahayakan kesehatan pelanggan.
Baru-baru ini Malaysia Gazette (29/5/2024) mengungkap penemuan pedagang makanan jorok di Kampung Dock, Bukit Mertajam, Pulau Pinang. Sehari-hari, pedagang makanan itu diketahui menawarkan makanan Indonesia.
Foto: Malaysia Gazette via Says
|
Tempat pedagang itu mengolah makanannya didatangi pejabat terkait dari Jabatan Kesihatan Negeri Pulau Pinang (JKNPP). Inspeksi mereka menemukan adanya 1 bungkus plastik sisa makanan yang ditaruh dekat tempat pedagang masak makanannya.
Plastik itu dipenuhi oleh belatung! Terungkap kalau di dalamnya berisi sisa makanan yang tidak habis dijual malam sebelumnya!
Selain itu, inspeksi pejabat menemukan di dalam kulkas ada makanan yang sudah siap diolah, tapi dijadikan satu dengan bahan mentah. Ada juga sisa makanan yang tidak terjual disimpan begitu saja.
![]() |
Lebih parahnya lagi, kondisi kulkas milik pedagang tersebut juga sangat kotor. Ada banyak sisa-sisa makanan yang menempel dibiarkan begitu saja.
Tempat masak makanannya juga tidak layak dari sisi kebersihan. Makanan ditaruh begitu saja di bawah dengan kondisi lantai penuh bekas minyak.
Pedagang yang bukan warga negara Malaysia itu sudah 5 tahun berjualan makanan. Gerainya berjarak 300 meter dari tempat tinggal mereka.
Mohd Wazir Khalid dari JKNPP mengatakan pihaknya akan melaporkan penemuan ini ke Badan Keamanan dan Mutu Pangan (BKKM) agar mengambil tindakan lebih lanjut. Sebab kondisi ini memunculkan kekhawatiran risiko keracunan pangan.
(adr/odi)