
Jakarta –
Penyanyi top 80-an Malyda meninggal dunia. Produser Seno M Hardjo, yang pernah bekerja sama dengan mendiang di album The Best Of Malyda, turut merasa kehilangan.
Owner label Selatan Musik itu mengaku kaget saat mendapat kabar Malyda pergi untuk selamanya. Dari info dari Nicky Astria, ia mengatakan pelantun Semua Jadi Satu itu meninggal karena sakit.
“Kabar berpulangnya sahabat kita, Malyda, mengagetkan, karena selama ini nggak ada kabar Lyda sakit. Tapi saya dengar dari Nicky Astria yang sempet nengokin Lyda. Ternyata benar, Lyda sakit,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (26/2/2025).
Seno M Hardjo lalu mengenang momen ketika berhasil mengajak Malyda untuk kembali bermusik pada 2003. Wanita bernama asli Rosmalida Soedrajat itu sekadar diketahui sempat vakum dari dunia yang membesarkan namanya sejak merilis album di tahun 1992.
Seno bersyukur gayung bersambut dari Malyda yang kala itu mau kembali bernyanyi. Dari situ, comeback Malyda begitu heboh.
“Benar, saya dan Lyda bekerja sama untuk produced album The Best Of Malyda yang berisi 14 lagu. Ini album kompilasi yang melibatkan 2D (Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun). Juga Fariz RM, Bagoes AA. Lyda bahkan membawakan lagu karya Mama Ina (Vina Panduwinata) yang judulnya Keabadian Cinta,” tuturnya.
“Sambutan media dan radio tentu saja sangat baik, karena Malyda memiliki jejak yang jelas, vokal yang ekspresif dan centil. Sangat memilih lagu dan penampilannya cantik, energik. Beberapa media besar menyambut comeback Malyda, bahkan kami gelar juga mini konsernya,” sambungnya.
Dunia musik Indonesia dikatakan Seno M Hardjo sangat kehilangan sosok Malyda. Sebab wanita yang meninggal di usia 61 tahun itu punya ciri khas unik sebagai penyanyi.
“Timbre vokal Malyda memang unik. Singer yang memiliki timbre yang hampir sama adalah Dewi Gita yang hingga kini aktif merilis karya barunya,” katanya.
Malyda meninggal kemarin, Selasa (25/2). Ia sudah dimakamkan di kawasan Bogor, Jawa Barat.
(mau/aay)