
Jakarta –
Bandara di kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu pusat ekonomi dan pariwisata dunia. Tak heran kalau setiap tahunnya, jutaan penumpang melintasi berbagai bandara utama di wilayah ini.
Seiring dengan meningkatnya jumlah penerbangan internasional dan domestik, beberapa bandara di Asia Tenggara mencatatkan angka lalu lintas penumpang yang sangat tinggi.
Pada tahun 2024, beberapa bandara di kawasan ini masuk dalam daftar bandara tersibuk berdasarkan jumlah pergerakan penumpang, pesawat, dan kargo. Dua bandara utama di Indonesia, yaitu Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali, turut mencatatkan volume lalu lintas yang tinggi.
10 Bandara Tersibuk di Asia Tenggara 2024
Dikutip dari data Official Airline Guide (OAG), sebuah perusahaan database dan statistik penerbangan yang berkantor pusat di Inggris, banyak rute penerbangan internasional yang sibuk pada tahun lalu.
Bandara-bandara ini menerbangkan jutaan penumpang dalam satu tahun belakangan. Di peringkat pertama, Bandara Changi Singapura tetap menjadi bandara dengan jumlah penumpang terbanyak yakni 3,3 juta kursi.
Bandara Changi mengalami peningkatan penumpang sebesar 5,3% per hari dibandingkan tahun lalu. Pada daftar selanjutnya, ada peningkatan jumlah penumpang di Thailand yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Bandara di Indonesia juga masuk ke dalam daftar tersebut. Ada Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta turut mencatatkan volume lalu lintas yang tinggi, hingga duduk di peringkat keempat dalam daftar 10 bandara tersibuk di Asia Tenggara 2024 versi OAG.
Tak cuma bandara dengan kode CGK itu, ada pula Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS) di Bali yang duduk di peringkat kesembilan sebagai bandara tersibuk. Berikut daftar 10 bandara tersibuk berdasarkan rute berangkatnya, di Asia Tenggara menurut data OAG per Februari 2025:
- Changi Airport, Singapore (SIN): 3.312.175 penumpang
- Bangkok Suvarnabhumi International Airport, Thailand (BKK): 3.180.828 penumpang
- Kuala Lumpur International Airport, Malaysia (KUL): 3.003.232 penumpang
- Jakarta Soekarno-Hatta Airport, Indonesia (CGK): 2.879.260 penumpang
- Manila Ninoy Aquino International Airport, Philippines (MNL): 2.429.560 penumpang
- Ho Chi Minh – Tan Son Nhat International Airport, Vietnam (SGN): 2.221.947 penumpang
- Bangkok Don Mueang International Airport, Thailand (DMK): 1.627.752 penumpang
- Hanoi Nội Bài International Airport, Vietnam (HAN): 1.604.152 penumpang
- Bali I Gusti Ngurah Rai Airport, Indonesia (DPS): 1.105.962 penumpang
- Phuket International Airport, Thailand (HKT): 983.776 penumpang.
Indonesia Jadi Pasar Maskapai Terbesar Asia Tenggara
Selain itu OAG mencatat Indonesia menjadi pasar Asia Tenggara terbesar, sebagai negara dengan kapasitas maskapai domestik dan internasional terbanyak yakni 9,4 juta kursi. Thailand menjadi pasar terbesar kedua di Asia Tenggara dengan 7,4 juta kursi, disusul dengan Vietnam sebanyak 5,9 juta kursi.
Indonesia juga menjadi pasar domestik terbesar di Asia Tenggara dengan 7,5 juta kursi. Kapasitasnya hampir dua kali lipat dari negara dengan pasar terbesar berikutnya, Vietnam dengan 3,8 juta kursi.
Sekedar informasi, OAG juga mencatat pada hari Jumat, 2 Agustus 2024 adalah hari tersibuk dalam setahun untuk perjalanan udara secara global. Tercatat kapasitas kursi pesawat mencapai 19.278.320.
Sementara angka kapasitas penerbangan global harian terendah yang tercatat pada tahun 2024, adalah pada hari Thanksgiving AS yakni 28 November 2024. Saat itu maskapai penerbangan secara global hanya menjadwalkan sebanyak 14.871.278 kursi.
Nah, itulah tadi daftar bandara tersibuk di Asia Tenggara pada tahun 2024-2025. Semoga menambah pengetahuanmu, ya!
(aau/fds)