
Jakarta –
Herry Iman Pierngadi, pelatih bulutangkis asal Indonesia yang kini menangani ganda putra Malaysia, tidak bisa mendampingi langsung Aaron Chia dan kawan-kawan di All England 2025. Persoalan visa menjadi penyebabnya.
Herry sedianya akan menjalani debut tugas resmi dengan ganda putra Malaysia di tur Eropa, termasuk All England di Birmingham, 11-16 Maret 2025. Tapi niat itu batal terwujud karena permasalahan visa.
“Saya ingin sekali berada di sana untuk membimbing para pemain Malaysia, tetapi penundaan visa tidak memungkinkan saya untuk melakukan perjalanan ke All England dan event World Tour lainnya di Eropa,” kata Herry seperti dikutip detikSport dari laman NST.
Pelatih berjuluk Naga Api ini mengungkapkan, kendala ini tak bisa dihindari karena waktunya untuk mendapatkan visa terlalu singkat.
“Tetapi saya masih optimistis bahwa Aaron/Soh memiliki peluang untuk menang meskipun saya tidak ada di sana. Mereka (memang) belum sepenuhnya beradaptasi dengan perubahan dalam program latihan, tetapi mereka semakin membaik,” tuturnya.
Lagipula, kata Herry, ia masih bisa memonitor performa atletnya melalui video atau aplikasi komunikasi untuk membahas strategi bermain dan lainnya.
“Saya akan berhubungan dengan para pemain melalui panggilan video dan pesan singkat untuk mendiskusikan taktik dan memberikan tips untuk pertandingan.”
Rencananya, peran Herry dalam pendampingan di All England akan digantikan oleh pelatih Indonesia lainnya, Mohammad Miftakh. Selain ganda peringkat lima dunia Aaron/Wooi Yik, Malaysia juga berharap pada pasangan profesional peringkat dua dunia, Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani akan mampu merebut All England kali ini.
“Tentunya saya akan berharap salah satu pasangan BAM akan menang, saya juga menyambut baik tantangan dari Sze Fei/Izzuddin. Yang penting adalah kemenangan Malaysia di All England dan tidak masalah siapa yang menang,” kata Herry.
Malaysia tercatat menurunkan skuad terbaiknya di All England 2025. Seperti peringkat 11 dunia Man Wei Chong/Tee Kai Wun, dan peringkat 19 dunia Wan Arif Wan Junaidi/Yap Roy King, Chong Hon Jian/Muhammad Haikal Nazri (25). Serta pemain profesional Nur Mohd Azriyn Ayub/Tan Wee Kiong (peringkat 26 dunia), dan Ong Yew Sin-Teo Ee Yi (peringkat 28).
(mcy/krs)