
London –
Kekalahan kembali didapat Manchester United di Premier League, kali ini di tangan Tottenham Hotspur. Tumpulnya lini depan jadi biang kerok performa buruk MU.
MU bertandang ke markas Tottenham dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (16/2/2025) malam WIB. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Spurs 1-0.
Gol semata wayang Tottenham dicetak James Maddison pada menit ke-13. MU sedianya tampil menyerang di sisa waktu yang ada guna mengejar ketertinggalan, tapi upaya mereka gagal membuahkan hasil.
Bek MU, Matthijs de Ligt, mengomentari kegagalan timnya mencetak gol. Baginya lini depan MU kurang tajam dan berdampak pada hasil-hasil buruk tim.
Seperti diketahui, MU mengumpulkan 28 gol dan kebobolan 35 gol di Liga Inggris musim ini. Sudah 9 laga pasukan Ruben Amorim gagal mencetak gol dengan hasil 7 kali kalah dan 2 imbang.
“Kami bermain baik dan menciptakan beberapa peluang. Namun jika kalah 1-0, kami tidak mencetak gol dan kebobolan satu gol, jadi kami perlu meningkatkan kemampuan di kedua sisi lapangan,” kata De Ligt usai laga Tottenham vs MU kepada Sky Sports.
“Saya pikir urgensi, keinginan untuk mencetak gol, itu adalah sesuatu yang mungkin kurang. Itu tidak hanya ada pada penyerang, tetapi juga di lini tengah dan bek. Ini masalah tim dan kami jelas perlu meningkatkan kemampuan.”
[Gambas:Twitter]
“Saya pikir Anda bisa mengatakan [kepercayaan diri] benar-benar terpuruk. Terutama di Liga Inggris, jika Anda kehilangan kepercayaan diri, Anda kalah dalam pertandingan,” ujarnya.
Ini menjadi kekalahan ke-12 Manchester United di Liga Inggris 2024/2025. Bruno Fernandes cs melorot ke urutan 15 klasemen sementara dengan 29 poin, berjarak 12 poin dari zona degradasi.
(bay/mrp)