
Jakarta –
Saat ini bukan hal yang mengherankan apabila seseorang memiliki dua akun atau bahkan lebih dari dua akun di Instagram. Fenomena membuat second account pun seakan menjadi ciri khas dari kalangan muda gen z.
Biasanya second account dibuat sebagai sarana seseorang untuk bisa lebih “bebas” dalam mengekspresikan diri. Apa saja alasan yang mendasari fenomena second account ini? Yuk, simak pembahasannya.
Cara Membuat Second Account Instagram
Dikutip dari situs MacPaw, berikut langkah membuat akun kedua di Instagram:
- Buka “profile” akun pertama dan klik garis berjajar tiga di pojok kanan atas
- Klik “Pengaturan dan Privasi, lalu “Tambahkan Akun” kemudian “Buat Akun Baru”
- Ketik nama pengguna, lalu konfirmasi pembagian akun di pusat akun berikut syarat dan kondisi terkait pembuatan account baru
- Selanjutnya selesaikan proses pendaftaran hingga seluruh data terisi.
Second account akan otomatis ditambahkan di pusat akun pada first account pemilik akun Instagram. Untuk beralih, pemilik akun cukup tap dua kali foto yang terletak di pojok kanan bawah.
Detikers juga bisa menggunakan cara berikut:
- Klik “Beralih” yang teletak di samping foto profil pada sudut kanan atas
- Klik akun yang dipilih untuk beralih akun.
Kenapa Gen Z Suka Bikin Second Account?
Sebenarnya apa alasan dibalik kecenderungan Gen Z yang gemar membuat second account atau dump account? Dirangkum dari laman Candymag, inilah beberapa alasannya.
1. Menjaga Feed Akun Pertama Tetap Aesthetic
Sebagian besar kalangan gen Z berlomba-lomba untuk membuat feed Instagram terlihat se-aesthetic mungkin. Karena itu, main account atau akun pertama biasanya didesain untuk hanya menampilkan foto-foto yang terlihat bagus untuk diunggah. Sebaliknya, second account atau dump account lah yang menjadi media untuk menampilkan foto-foto random yang tidak beraturan tanpa harus merusak estetika feed di akun utama.
2. Memberikan Kesan Lowkey atau Misterius
Apakah Detikers pernah melihat akun Instagram dengan 0 postingan? Atau justru kamu sendiri yang kayak gitu? Jika iya, bisa jadi si pemilik akun lebih aktif di second account atau dump account mereka. Gen Z cenderung sangat menghargai privasi, sehingga kebanyakan anak muda lebih memilih untuk tetap terlihat “lowkey” dengan tidak banyak membagikan momen di akun utama dan hanya membagikannya pada orang-orang tertentu di second account.
3. Tempat ‘Nyampah’ dan Posting Foto Random
Second account memungkinkan seseorang untuk ‘nyampah’ atau mengunggah foto apapun secara random. Second account kerap disebut juga sebagai dump account karena postingan yang diunggah tidak harus memiliki konteks tertentu. Momen sesederhana apapun seperti foto kucing, foto senja, foto makanan, atau foto lucu-lucuan bisa diunggah melalui dump account.
4. Lebih Bebas Berekspresi
Keuntungan dari memiliki second account adalah seseorang bisa dengan bebas menunjukkan “sisi lain” dari diri mereka dengan bebas tanpa takut dihakimi oleh banyak orang. Berbeda dengan sifat saat di akun utama yang lebih kalem dan jaga image.
5. Mengunggah Lebih Banyak Instagram Story
Mengunggah Instagram Story terlalu sering mungkin terkesan “mengganggu” bagi beberapa pengguna. Namun, melalui second account seseorang bisa lebih bebas mengupload story sebanyak dan sesering apapun tanpa khawatir akan mengganggu pengguna lain. Karena followers di second account sudah terseleksi, maka story yang dibagikan pun hanya bisa dilihat oleh orang-orang terdekat saja.
Second account memungkinan pemilik akun Instagram bebas berekspresi. Pastikan kamu bisa memanage first dan second account dengan baik ya detikers.
Simak Video “Netizen Keluhkan Instagram Error, Akun Log Out Sendiri Tiba-tiba“
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)