
Jakarta –
Mobil listrik Honda bisa dipinang dengan mahar Rp 22 juta setiap bulan selama lima tahun. Setelahnya, mobil langsung jadi hak milik?
Honda menyajikan sesuatu yang berbeda di pasar mobil listrik Tanah Air. Seperti diketahui, belum lama ini Honda resmi meluncurkan mobil listriknya di Indonesia e:N1. Mobil listrik itu sudah mulai dijual. Tapi skema penjualannya berbeda dengan model lainnya. Mobil ini hanya bisa dibawa pulang dengan skema langganan.
Konsumen yang tertarik, harus membayar Rp 22 juta per bulan. Uang tersebut dibayarkan selama lima tahun. Kalau sudah lima tahun, mobil jadi hak milik? Honda memang menawarkan opsi kepemilikan, namun untuk persyaratannya tak dijelaskan dengan detail.
“Ada opsi kepemilikan, lebih detail bisa hubungan dealer kami ya,” terang Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy kepada detikOto, Rabu (26/3/2025).
Dengan harga segitu, rupanya Honda e:N1 banyak memikat konsumen di kalangan fleet. Kata Billy, sudah ada 105 perusahaan yang memesan mobil ini untuk digunakan. Meski begitu, konsumen retail pun bisa memilikinya dengan skema serupa.
“86 perusahaan sudah kontrak, 19 lainnya sedang dalam proses,” lanjut Billy.
Kalau dihitung kasar, membayar Rp 22 juta per bulan setiap bulan selama lima tahun, konsumen bakal keluar duit sekitar Rp 1,32 miliar. Namun biaya tersebut sudah termasuk biaya perawatan berkala dan juga pajak tahunan.
Spesifikasi Honda e:N1
Sebagai informasi tambahan, Honda e:N1 dilengkapi dengan motor listrik bertenaga 204 PS. Sementara torsinya sebesar 310 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui roda depan. Honda e:N1 menggendong baterai lithium-ion berkapasitas 68,8 kWh yang menawarkan daya jelajah sejauh 500 km (dalam pengujian NEDC).
Honda e:N1 memiliki tiga mode berkendara yaitu Econ, Normal, dan Sport. Terdapat pula deceleration paddle selectors. Soal fitur, Honda e:N1 sudah dilengkapi dengan Honda Sensing yang memiliki fungsi sebagai berikut:
– CMBS (Collision Mitigation Braking System)
– LKAS (Lane Keeping Assist System)
– ACC with LSF (Adaptive Cruise Control with Low-Speed Follow)
– AHB (Automatic High Beam)
– LCDN (Lead Car Departure Notification System)
– RDM with LDW (Road Departure Mitigation System with Lane Departure Warning)
Selain itu, ada juga fitur lain seperti blind spot information, cross traffic monitor, 6 airbag, sistem pengereman ABS dan EBD, vehicle stability assist, 4 sensor parkir di depan dan 4 sensor parkir di belakang, agile handling assist, isofix, acoustic vehicle alerting system, serta tire pressure monitoring system.
(dry/din)