
Jakarta –
Garing dan renyah membuat kue seroja banyak disukai orang. Camilan yang berbentuk cantik seperti bunga ini populer jadi suguhan lebaran Idul Fitri.
Beberapa hari lagi menuju lebaran Idul Fitri, banyak orang yang sibuk membuat suguhan. Tak melulu kue kering seperti nastar dan putri salju, ada juga yang membuat kue tradisional.
Salah satunya ada kue seroja yang belakangan menarik perhatian. Banyak netizen yang membagikan momen membuat kue seroja tetapi berakhir gagal karena adonannya menempel pada cetakan.
Meski begitu tak membuat mereka putus asa untuk terus mencoba. Ada kepuasan tersendiri begitu melihat adonan terlepas dari cetakan, sehingga terlihat seperti bunga yang mekar.
Lantas, apa itu kue seroja? Dikutip dari berbagai sumber, berikut fakta menarik kue seroja:
1. Makanan khas Jawa Barat
Kue seroja berasal dari Jawa Barat Foto: iStock
|
Kue seroja merupakan makanan tradisional khas Jawa Barat. Dinamakan ‘kue seroja’ karena bentuk makanan ini mirip bunga seroja atau bunga teratai yang cantik.
Adonan kue seroja tersebut dari tepung beras yang dicampur tepung terigu, garam, dan irisan halus daun jeruk. Bagi masyarakat Jawa dan Betawi, kue ini populer sebagai kembang goyang.
Dinamakan demikian, karena kue ini dibuat dengan cetakan berbentuk bunga, kemudian saat dicelup ke minyak panas harus sambil digoyangkan agar adonannya terlepas dari cetakan.
2. Cetakan khusus kue seroja
![]() |
Kue ini dibuat menggunakan cetakan khusus berbentuk bunga. Cetakan ini terbuat dari material besi atau aluminium dengan gagang kayu sebagai pegangan.
Agar adonan tidak lengket pada cetakan, sebelum dicelupkan dalam adonan harus dicelupkan ke dalam minyak panas dalam wajan. Pastikan saat mencelupkan adonan jangan sampai penuh. Hal ini bisa menyebabkan adonan menjadi lengket dan sulit terlepas.
Selain, itu pastikan juga agar minyak untuk menggoreng kuenya sudah benar-benar panas. Jika belum panas, adonan kue seroja akan sulit terlepas dari cetakan.