
Bogor –
Usai Lebaran, Puncak Bogor diprediksi diserbu wisatawan. Puncak lonjakan wisatawan diperkirakan terjadi pada 3-6 April, bersamaan dengan arus balik. Ganjil genap diberlakukan hingga 8 April untuk mengatur lalu lintas.
KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto mengatakan salah satunya karena banyak tempat wisata dan restoran di Puncak yang hari ini libur dan dibuka lagi besok.
“Mulai besok, karena memang awal dibuka tempat wisata maupun restoran pasti akan banyak wisatawan atau warga di luar Kabupaten Bogor yang ingin sekadar makan bersama keluarga,” kata Ardian kepada wartawan, Senin (31/3/2025).
Ardian juga memprediksi puncak lonjakan kunjungan wisata di kawasan Puncak. Dia mengatakan puncak lonjakan kunjungan diprediksi terjadi pada tanggal 3 hingga 6 April.
“Mungkin wisata itu besok, namun puncaknya kemungkinan akan diprediksi tanggal 3, 4, 5 atau 6 bulan April. Dikarenakan selain wisata juga bersamaan dengan arus balik dari luar kota untuk kembali ke wilayah Bogor maupun Jakarta,” kata dia.
Sebelumnya, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas ganjil genap di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, dalam rangka libur Lebaran. Rekayasa lalu lintas ini berlaku hingga 8 April 2025.
“Nanti sampai tanggal 8 (April), selesai pelaksanaan operasi, dilaksanakan setiap hari,” kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto, kepada wartawan.
Namun khusus hari ini, Ardian menyampaikan rekayasa ganjil genap tak diberlakukan. Alasannya, Polri menghormati warga sekitar Puncak, Bogor yang hendak bersilaturahmi di momen hari raya.
“Kalau untuk gage (ganjil genap) karena hari ini saja yang tidak dilakukan. Kita menghormati masyarakat yang ingin berkegiatan, bersilaturahmi sehingga mobilitas masyarakat tidak kita batasi,” kata Ardian.
(fem/fem)