Jumat, Februari 28


Jakarta

Staf toko barang bekas di Casper, Wyoming, Amerika Serikat (AS) menemukan buku catatan kepolisian dari tahun 1904. Catatan laporannya unik-unik.

Salah satu yang ditemukan oleh staf di Rescued Treasures Thrift Store yang bekerja sama dengan Wyoming Rescue Mission itu adalah buku bersampul kulit merah tebal 315 halaman.

Dikutip dari Fox News, Kamis (27/2/2025) setelah membuka buku tersebut, mereka terkejut karena ternyata itu adalah dokumen polisi dari tahun 1904. Berkas tersebut berisi catatan berbagai kejahatan yang terjadi di Casper, termasuk denda-denda yang dikenakan setelah biaya pengadilan.


Salah satu kejahatan yang tercatat dalam dokumen itu adalah seorang penyerang yang mengelola rumah pelacuran dan dikenai denda USD 100 (Rp 1 juta). Kejahatan itu, jika terjadi sekarang, dapat dihukum dengan penjara hingga satu tahun atau denda hingga USD 1.000 (Rp 16 juta) di New York.

Beberapa pelanggaran lainnya yang tercatat dalam dokumen itu termasuk menunggang kuda saat mabuk yang dikenakan denda sebesar USD 4,10 (Rp 67 ribu), serta kejahatan seperti mengganggu ketertiban umum dan membawa senjata mematikan.


Koordinator Keterlibatan Masyarakat dari Wyoming Rescue Mission, Adam Flack, mengatakan bahwa dokumen tersebut telah dikembalikan ke Kota Casper dan Departemen Kepolisian Casper.

Catatan laporan polisi tahun 1904. (Wyoming Rescue Mission)

“Dokumen ini mengandung banyak sejarah dan memberikan gambaran menarik tentang kejahatan-kejahatan awal serta tantangan yang dihadapi oleh petugas kepolisian pada masa itu,” kata Flack.

“Meskipun banyak hal yang sudah berubah, tantangan yang dihadapi petugas kepolisian masih tetap serupa, meskipun ‘berkendara sambil mabuk’ tapi kini tidak menunggang kuda,” dia menambahkan.

Wyoming Rescue Mission kemudian membagikan penemuan tersebut di akun Facebook mereka bersama foto-foto dari Departemen Kepolisian Casper. Kepala Polisi Casper, Keith McPheeters, menyatakan pentingnya penemuan tersebut dalam postingan itu.

“Sejarah sebuah organisasi sangat penting untuk budaya dan masa depannya… Kami akan memastikan catatan sejarah ini dilestarikan dengan penuh kehormatan,” ujar McPheeters.

Direktur Eksekutif Wyoming Rescue Mission, Brad Hopkins, juga berbicara mengenai penemuan tersebut dan mengatakan hal itu sebagai sesuatu yang menakjubkan.

“Sungguh luar biasa bahwa staf Toko Barang Bekas Rescued Treasures kami yang luar biasa berhasil mengenali harta karun sejarah seperti ini,” kata Hopkins.

(upd/fem)

Membagikan
Exit mobile version