Kamis, Februari 27


Jakarta

Taiwan membuka lebar gerbang pariwisata untuk turis Indonesia pada 2025. Mereka menjanjikan pariwisata ramah muslim.

Direktur Taiwan Tourism Information Center Jakarta Chou Shih Pi mematok target kunjungan turis Indonesia ke Taiwan meningkat sepuluh persen dari 2024, sebanyak 220.000 orang.

“Kami sudah menyiapkan banyak hal yang berkaitan dengan pariwisata di Taiwan, termasuk tahun 2025 adalah tahun yang bagus untuk kita memulai,” ujar Chou kepada media di Jakarta, Jumat (21/2/2025).


Untuk mencapai target itu, Taiwan mengusung promosi pariwisata 2025 dengan Ways of Wonders. Chou mengatakan Ways of Wonders itu merepresentasikan pariwisata Taiwan yang memiliki empat poin utama, yaitu kuliner (food), mudah berbelanja (shopping), menjelajahi keindahan alam (nature), dan menawarkan perjalanan romanti (love).

“Akan selalu diperbarukan, diperbaiki agar teman-teman dari Indonesia itu bisa hadir dan menikmati Taiwan yang selalu baru dan selalu eksentrik dengan kebaruannya itu,” ujar Chou.


Selain itu, Taiwan menyiapkan penerbangan direct dari Jakarta ke Taipei. Kini terdapat 22 penerbangan dari Jakarta ke kota Taipei dalam sepekan dengan menggunakan tiga maskapai nasional.

“Jadi, untuk penerbangan, itu ada tiga airlines yang sudah di-support. Ada EVA Air, China Airlines, dan juga Starlux Airlines,” kata Chou.

Kemudian, transportasi umum juga diklaim ramah untuk wisatawan serta fasilitas lainnya. Di antaranya, Mass Rapid Transit (MRT) yang tersambung ke seluruh wilayah objek pariwisata di Taiwan, website Taiwan Tourism yang digunakan untuk memandu arah, dan layanan Taiwan Pass.

“Untuk restoran muslim juga sudah banyak, begitu pula tempat ibadah muslim,” dia menegaskan.

Langkah lain yang diambil Taiwan untuk menggaet wisatawan Indonesia adalah dengan menggandeng pesohor Mikha Tambayong sebagai duta pariwisata Taiwan untuk Indonesia.

Dalam acara itu, Mikha mendapatkan mahkota bunga dari Duta Besar Taiwan untuk Indonesia, Bruce Hung (Hung Chen-Jung), serta selempang dari Direktur Dinas Pariwisata Taiwan di Jakarta, Zhou Shi Bi. Mikha sekaligus berbagi pengalaman mengunjungi Taiwan pada November 2024.

“Sepertinya seminggu nggak cukup buat jalan-jalan di Taiwan. Makan enggak susah, ada restoran muslim,” ujar Mikha.

Mikha mengatakan menjelajahi berbagai destinasi di Taiwan, di antaranya Taipei 101, Kepala Ratu di Yehliu, Danau Sun Moon, dan Museum Qi Mei. Dia juga bernyanyi dan menari bersama suku asli Taiwan.

(fem/fem)

Membagikan
Exit mobile version