Jumat, Februari 28

Jakarta

Sekelompok ilmuwan telah menemukan hewan bersisik mirip buaya di puncak pohon Meksiko selatan. Ternyata, hewan itu adalah spesies baru yang tidak terdeteksi karena bersembunyi di dedaunan.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One, para peneliti mencari makhluk mirip kadal yang sulit ditangkap itu dalam lima ekspedisi antara 2015 hingga 2022 setelah foto-foto menarik hewan itu muncul pada 2014.

Studi tersebut mencatat bahwa pencarian yang dilakukan sangat sulit. Para peneliti menghabiskan lebih dari 350 jam mencari di tanah dan memanjat sekitar 20 pohon untuk melihat dahan dan tajuknya.


Akhirnya, seperti dikutip dari WIO News, mereka menemukan apa yang mereka cari. Mereka menemukan bahwa itu adalah spesies baru dan menamainya Abronia cunemica atau kadal buaya arboreal Coapilla.

Kadal buaya arboreal Coapilla dapat tumbuh hingga panjang sekitar 24 cm dan memiliki tubuh bersisik berwarna kuning kecokelatan yang ditutupi bercak-bercak cokelat tua. Mereka memiliki mata kuning pucat dengan bintik-bintik gelap.

Hewan ini tinggal di kanopi hutan, dengan ketinggian antara 3-19 meter, dan kebanyakan keluar pada pagi atau sore hari. Para peneliti juga menemukan dua kadal betina yang sedang hamil, dan dua kadal sedang menggigit-gigit di dasar hutan, setelah mereka diduga jatuh dari pohon di dekatnya.

Ketika mereka menangkap kadal jantan, kadal itu berhenti menggigit kadal betina. Selain itu, mereka bertemu kadal betina dua kali dalam ekspedisi mereka dalam area sekitar 9 meter tetapi dengan jarak 97 hari.

Menurut penelitian, kadal buaya arboreal Coapilla mungkin menjadi tidak aktif selama beberapa bagian dalam setahun. Para peneliti telah menamai spesies yang baru ditemukan itu ‘cunemica’ berdasarkan Cuñemo, nama asli bahasa Zoque untuk Coapilla. Nama umum tersebut merujuk pada daerah asal mereka.

Tim peneliti menemukan kadal buaya arboreal Coapilla hanya di Coapilla, sebuah kota di negara bagian selatan Chiapas, sekitar 700 kilometer di tenggara Mexico City. Mereka belum mengungkap lokasi pasti spesies baru yang dilindungi itu.

Para ilmuwan menemukan kelompok kadal buaya lain yang hanya ditemukan di Amerika Tengah, yang mendiami hutan dataran tinggi yang lembap. Kadal misterius ini tidak diketahui keberadaannya selama ini karena perilakunya yang misterius dan wilayah penyebarannya yang terbatas.

(rns/afr)

Membagikan
Exit mobile version