Minggu, April 6


Jakarta

Kapal pesiar Star Voyager yang berlayar dari Jakarta pada Sabtu (29/3/2025) punya keistimewaan. Para penumpang muslim bisa salat Id di kapal pesiar tersebut.

Penumpang kapal pesiar Star Voyager yang berlayar Sabtu dari pelabuhan Tanjung Priok menempuh perjalanan selama 6 hari 5 malam ke Singapura, Melaka di Malaysia dan kembali lagi ke Jakarta.

Nah, perjalanan kapal pesiar Star Voyager tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1446 H yang jatuh pada Senin (31/3).


Salat Id di Kapal Pesiar Star Voyager

Head of Indonesia Sales & Marketing StarCruises dan Dream Cruises Rastri Sekar Rinukti menjelaskan para penumpang muslim bisa melaksanakan salat Id di atas kapal pesiar tersebut secara berjamaah.

“Kenapa kita ada salat Id di atas kapal pesiar, kita menjawab respon dari calon-calon customer kita di social media account kami bahwa mereka ada permintaan, ‘Saya muslim, saya ingin naik kapal pesiar saat Idulfitri, apakah saya bisa salat di atas kapal pesiar?’,” kata Rastri di atas kapal Star Voyager, Sabtu (29/3).

“Dan itu banyak sekali yang tanya seperti itu. Akhirnya kita menjawab market, kita mengadakan salat Id pertama di atas kapal pesiar. Kita membawa Ustaz Ahmad Ridwan. Dia akan menjadi leader untuk Salat Id di atas kapal pesiar,” kata Rastri.

Pelaksanaan salat Id di atas kapal pesiar itu akan berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Sidang Isbat dan dinyatakan Idulfitri jatuh di hari hari ini.

“Kita mengikuti pemerintah Indonesia sampai saat ini kita tahu di tanggal 31 Maret, tapi kalau ada perubahan kita akan mengikuti,” kata Rastri.

Soal harga paket, berlayar di atas kapal Star Voyager pada saat momen Idulfitri harganya tidak berbeda dengan paket reguler. Hanya saja, penumpang muslim akan mendapat benefit salat Id secara berjamaah di atas kapal pesiar tersebut.

“Kita jual harga paketnya secara reguler dan Salat Id itu menjadi additional benefit dari kami untuk customer yang beragama muslim,” ujar dia.

(wsw/fem)

Membagikan
Exit mobile version