
Jakarta –
Olivia Zalianty kini tinggal di Surakarta usai menikah dengan suaminya yang berdarah bangsawan, Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Ndaru Kusumo. Dia berbagi cerita suasana Ramadan di kota tersebut bersama keluarganya.
Menurut Olivia, suasana Ramadan di Surakarta sangat berbeda dengan di Jakarta. Dia merasa suasananya seperti di Arab.
“Kayak restoran, kita lagi nggak puasa kita hampir nggak bisa makan di 80 persen yang kita mau. Cuma dikit-dikit banget dan bukanya sore. Kalau di Jakarta lebih banyak secara entertainment dan lain-lain, ya kebetulan memang kemarin juga di Jogja kita lagi ada satu proyek. Jadi lebih fokus di situ, jalan-jalannya cuma sebentar,” kata Olivia Zalianty ditemui di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (29/3/2025).
Sampai saat ini, Olivia Zalianti masih membagi waktu untuk tinggal di Surakarta dan Jakarta. Begitu juga saat momen Lebaran, dia akan membagi waktu.
“Jadi dua-duanya sih, suami aku di sana, aku kecilnya emang dari sini. Artinya, aku kayak satu bulan di sana, kaya Ramadan aku puasa di sana sama ibu aku, buka puasa langsung berangkat ke sana dan pulang tanggal 26. Jadi lima hari sebelum Lebaran aku ke sini, nanti mungkin Lebaran 2 atau 3 hari balik lagi ke Surakarta. Jadi pindah-pindah aja sih,” jelasnya.
Olivia dan keluarganya juga punya tradisi Lebaran. Apalagi, ibundanya, Tetty Liz sangat senang untuk menyiapkan masakan khas Lebaran.
“Biasanya kumpul di rumah aku karena ibu aku nginap di rumah aku. Jadi saudara-saudara di Jakarta dan di luar kota suka datang ke rumah,” kata Olivia.
“Jadi biasalah masak gitu, cuma mama aku benar-benar hobi banget masak walaupun nggak usah capek-capek deh karena cuma satu yang lain kasihan juga, jadi udah beli aja. Sekalian beli aja yang jualan, cuma beli-beli, tapi ibu aku kayak harus masak karena sudah jadi tradisi dari zaman kecil,” bebernya.
Kue havermut menjadi salah satu yang khas di keluarganya dan tak boleh dilupakan. Kue tersebut akan dibuat sendiri.
“Jadi buat sendiri. Kalau aku suka banget ya, sehat kan karena bahan dasarnya oats,” pungkasnya.
(fbr/pus)