Minggu, Juli 7


Kulon Progo

Kreasi takjil di beberapa daerah mencuri perhatian karena keunikannya. Di Kulon Progo, sebuah rumah makan menawarkan cendol dawet dengan paduan sambal goreng!

Cendol dawet identik sebagai kuliner manis yang bahkan dinikmati sebagai dessert, tapi ada kuliner takjil unik di Kulon Progo berupa cendol dawet sambal goreng. Menu ini ditawarkan di Rumah Makan Dadap Sumilir, Kelurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo, Kulon Progo.

Jarak rumah makan itu sekitar 40 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dari Kota Jogja. “Ramadan ini kami hadirkan menu baru namanya cendol dawet sambal goreng karena ingin mencari sesuatu yang berbeda,” ucap Pengelola Dadap Sumilir, Susi Yatiningsih, saat ditemui, Rabu (20/3/2024).


Susi menyebut cendol dawet sambal goreng terinspirasi dari dawet sambal, kudapan khas Kulon Progo. Sebagai informasi, dawet sambal adalah varian dawet yang disajikan dengan tambahan cabai dan aneka sayuran sehingga rasanya gurih dan pedas. Dawet sambal pertama berkembang di Kapanewon Girimulyo dan masih lestari.

“Sebenarnya ini sudah ada sejak dulu, tapi kami coba angkat lagi biar dikenal masyarakat,” ujar Susi.

Cendol dawet sambal goreng di Rumah Makan Dadap Sumilir, Pendoworejo, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Rabu (20/3/2024). Foto: Jalu Rahman Dewantara / detikJogja

Oleh Dadap Sumilir, dawet sambal dimodifikasi sehingga rasa rempahnya jauh lebih kuat. Salah satu pembedanya yaitu bahan cendol yang menggunakan tepung dari pohon gelang.

Cendol hasil pengolahan pohon gelang itu lalu ditaburi potongan tahu putih goreng, bawang goreng, tauge rebus, sambal goreng dan air nira yang sudah dicampur dengan gula jawa.

Semangkuk kecil cendol dawet sambal goreng harganya Rp 10.000. Sedangkan yang varian non sambal harganya Rp 8.000.

Pengunjung Dadap Sumilir juga bisa menikmati menu tradisional lain, salah satunya sego wiwit. Sego wiwit merupakan nasi berbungkus daun dengan isian berupa urap, tumis, telur rebus, ikan asin, tempe garit, ikan petek, dan sambal geplek dari kedelai hasil sangrai. Seporsi Rp12.000.

Sambil menyantap kuliner tradisional, pengunjung Dadap Sumilir juga bisa menikmati pemandangan hamparan sawah dan perbukitan menoreh. Lokasinya cocok buat ngabuburit atau menunggu waktu buka puasa.

Salah satu pembeli cendol dawet sambal goreng, Dias, mengaku tertarik mencoba karena nama menunya yang unik.

“Unik, perpaduan dawet sama sambal. Cocok buat buka, masih ada manis-manisnya, nggak terlalu pedas,” ujarnya.

Artikel ini sudah tayang di detikjogja dengan judul “Cendol Dawet Sambal Goreng, Menu Buka Nyeleneh di Pendoworejo Kulon Progo”

Simak Video “Masjid Syuhada Yogyakarta Sediakan 30 Menu Buka Puasa Selama Ramadan
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)

Membagikan
Exit mobile version