Kamis, Maret 27


Jakarta

Telah berkarir selama 26 tahun, chef Munir dikenal memiliki ciri khas masakan bercita rasa medok yang cenderung manis. Ini karena sosoknya asli Jawa Tengah.

Chef yang memiliki nama asli Munir Abadi ini menceritakan kepada detikFood bahwa dirinya telah berkarir selama lebih dari dua puluh tahun di dunia F&B (food and beverages). Mengawali karirnya dari posisi bawah di Crowne Plaza Jakarta dari 1998-1999.

Kemudian, ia berpindah ke beberapa hotel ternama sampai akhirnya berkarir cukup lama di JW Marriott selama 17 tahun 3 bulan. Jabatannya saat itu adalah Chef De partie Banquet di restoran Chinese.


Karirnya juga terus mengalami peningkatan dengan berpindah ke Swissotel Jakarta PIK Avenue sebagai Junior Sous Chef Banquet. Lalu, menjadi Sous Chef selama 1 tahun di Hotel Ciputra World Surabaya pada sekitar 2022.

Tak berhenti di situ saja, kini chef Munir Abadi dipercaya menjadi seorang Head Chef di Smara Kitchen and Coffee Jakarta. Beliau menciptakan banyak kreasi masakan yang membuat nama Smara Kitchen & Coffee Jakarta semakin dikenal khalayak.

Profil Chef Munir Abadi, Head Chef dari SMARA Kitchen & Coffee Foto: detikFood

Dirinya bisa menjadi seorang chef hingga saat ini karena terinspirasi dari ibunya. Melihat sang ibu memasak di rumah, Munir memperhatikan cara dan cita rasa yang disajikan.

“Kemungkinan bisa dihitung sudah 26 tahun saya berkarir di dunia culinary F&B. Kenapa kok bisa jadi chef sampai saat ini? Karena saya terinspirasi dengan ibu saya waktu masak, dia tuh kalau masak di Jawa ada medok-medoknya,” cerita chef Munir Abadi kepada detikFood (19/2/2025).

Bicara soal ciri khas masakan, chef Munir Abadi menyajikan cita rasa yang cenderung manis gurih. Sensasi ‘medok’ pada cita rasa masakan juga tak ditinggalkan.

“Ciri khas masakan saya adalah, kebetulan saya orang Central Java, orang Jawa Tengah, ya pasti tau ada rasa manis, asin, yang pasti medok dia,” ujarnya.

“Andalan saya adalah medok (rasanya), seperti bahasa saya,” pungkas Munir dengan gaya lucunya.

Profil Chef Munir Abadi, Head Chef dari SMARA Kitchen & Coffee Foto: detikFood

Ciri khas rasa yang medok itu Munir dapat dirasakan jika berkunjung ke Smara Kitchen & Coffee Jakarta. Banyak menu masakan khas Jawa yang dapat dinikmati.

Chef Munir Abadi juga memberikan dua menu pilihan yang dapat disajikan saat lebaran selain ketupat. Adalah Galantine dan Nasi Goreng Rawon. Ternyata, kedua menu itu juga menjadi andalan di Smara Kitchen and Coffee Jakarta.

“Menu itu saya rekomendasikan supaya berbeda. Tidak harus setiap lebaran kita menunya lontong sayur, lontong opor, ketupat opor, seperti itu,” jelas chef Munir Abadi.

Galantine racikan chef Munir Abadi disajikan dengan keripik kentang yang tipis, acar mentimun, wortel dan buncis rebus, telur rebus, dan saus yang asam manis tak begitu kental. Galantine ini terbuat dari paduan daging ayam cincang, telur, tepung terigu, tepung tapioka, dan dibalut tepung panir.

Profil Chef Munir Abadi, Head Chef dari SMARA Kitchen & Coffee Foto: detikFood

Nasi Goreng Rawon juga dirasa cocok disajikan untuk Lebaran agar nuansanya berbeda. Nasi goreng yang berempah pekat itu disajikan dengan bumbu kluwek, sehingga tampilannya berwarna agak kehitaman. Untuk pelengkapnya diberikan irisan daging sapi, telur ceplok crispy, dan kerupuk.

Smara Kitchen and Coffee, restoran tempat chef Munir Abadi bekerja ini berdiri pada Januari 2024. Lokasi utamanya ada di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan dan kini telah membuka cabang baru pada akhir 2024 di Puri Mall 2, tepatnya di Lobby Merah.

(yms/odi)

Membagikan
Exit mobile version