Jumat, Februari 28


Jakarta

Mitsubishi sedang menyiapkan satu mobil hybrid lagi. Kabarnya, Mitsubishi XForce akan diberikan ‘setruman’ sehingga menjadi mobil hybrid.

Mitsubishi XForce Hybrid bakal meluncur sebentar lagi. Mitsubishi Thailand akan memperkenalkan XForce Hybrid bulan depan.

Mitsubishi XForce sudah dijual di beberapa negara di Asia Tenggara seperti Indonesia, Vietnam dan Filipina. Namun, Thailand akan mendapatkan XForce yang lebih canggih karena menggunakan mesin hybrid. Hal itu berbeda dengan XForce yang sudah meluncur di Indonesia yang masih mengandalkan mesin bensin.


Dikutip media lokal Thailand Headlightmag, dari segi desain eksterior, Mitsubishi XForce Hybrid (HEV) versi Thailand tidak jauh berbeda dengan versi Indonesia. Bedanya, XForce Hybrid akan memiliki velg baru berukuran 18 inci. Penutup di antara jari-jari roda (Aerowheel Cover) dipasang untuk mengurangi pusaran udara di sisi roda, yang membantu mengurangi konsumsi bahan bakar sesuai dengan prinsip engineering.

Mitsubishi XForce HEV akan memiliki lampu depan dan belakang LED, antena sirip hiu, 4 sensor belakang, sistem Blind Spot Monitoring, dan radar pada gril depan untuk Advanced Driving Assistance Systems (ADAS).

Untuk jantung pacunya, Mitsubishi XForce HEV diperkirakan akan mengusung mesin yang sama dengan Xpander Hybrid di Thailand. Itu artinya, mobil ini akan dibekali mesin bensin berkode 4A92, 1.600 cc MIVEC dengan tenaga maksimum 95 tenaga kuda pada 5.100 rpm dan torsi maksimum 134 Nm pada 4.500 rpm., Mesin bensinnya bekerja dengan motor listrik berdaya maksimum 116 tenaga kuda, 255 Nm.

Sistem full hybrid pada mobil ini bakal mengadopsi baterai Lithium-ion berukuran 1,1 kWh. Sistem hybrid Mitsubishi mengandalkan transmisi otomatis Transaxale, penggerak roda depan. Mitsubishi menyebut mesin hybridnya mendukung bahan bakar bioetanol hingga E20.

Mitsubishi telah menyebar undangan untuk acara peluncuran XForce HEV di Thailand. Mitsubishi XForce HEV dijadwalkan akan diluncurkan secara resmi di Thailand pada Maret 2025.

(rgr/dry)

Membagikan
Exit mobile version