Rabu, Februari 26


Jakarta

Denada muncul setelah sempat memutuskan ‘hilang’ dan berkabung atas kematian ibundanya, Emilia Contessa. Dia menceritakan momen terakhir saat bertemu dengan artis senior Indonesia itu.

Saat menjadi bintang tamu acara Pagi Pagi Ambar di Trans TV pada Rabu (26/2/2025) pagi, Denada mengungkapkan kondisinya, jelang satu bulan ditinggal ibunda.

“Kata yang paling tepat mungkin heartbroken,” ujarnya.


Dia kemudian lanjut menceritakan momen ketika mendengar kabar soal ibundanya meninggal. Denada saat itu sedang ada di lokasi syuting.

“Aku dapat kabar itu ketika lagi kerja, lagi taping, tapi mau lanjut live. Sebenarnya dari mulai taping itu aku udah tahu mama di rumah sakit, tapi nggak ada yang ngira karena mama udah lama mengidap diabetes juga. Jadi kadang-kadang harus ke rumah sakit ketemu dokter,” kata Denada yang hari itu mengenakan busana hitam.

Setelah sempat menangis usai syuting, dia langsung terbang ke Banyuwangi. Dia melewati malam panjang hingga akhirnya tiba di depan kediaman ibunda jam setengah 6 pagi.

Denada sempat menyetir setengah perjalanan menuju ke rumah dan buru-buru meninggalkan mobil tanpa diparkir dengan sempurna. Dia ingin cepat bisa melihat ibundanya pada momen terakhir sebelum proses pemakaman.

“Aku nyetir, turun dari mobil udah nggak parkir, saking cepat-cepat melihat mama. Aku nggak liat siapa-siapa, aku sebisa mungkin, secepat mungkin bisa lihat dia,” kenang Denada.

“Pas aku lihat dia, cantik, dia senyum, semuanya rapi. Maksudnya… aku pada saat melihat dia, wanginya masih wanginya dia karena belum dimandiin ya. Dia kayak orang tidur aja, mulai dari aku sampai, aku duduk di sebelah mama dua jam lebih, aku cuma duduk, ngobrol, aku sayang-sayang, aku peluk cium,” lanjutnya dengan suara bergetar.

Emilia Contessa meninggal dunia pada Senin (27/1/2025). Dia mengembuskan napas terakhir pada usia 67 tahun setelah mengidap diabetes.

Sepanjang hidupnya, Emilia Contessa dikenal lewat lagu-lagu sukses antara lain Angin November, Flamboyan, Biarlah Sendiri, Bunga Mawar, Melati, Rindu, Bunga Anggrek, Penasaran, Kehancuran, Layu Sebelum Berkembang, Angin Malam, hingga Mungkinkah.

(aay/pus)

Membagikan
Exit mobile version