Kamis, April 3


Jakarta

Berita terpopuler detikTravel pada hari kemarin membahas tentang dahsyatnya gempa yang melanda Myanmar. Kejadian itu dikatakan setara dengan meledaknya ratusan bom atom.

Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang Myanmar pada hari Jumat (29/3). Gempa ini ternyata memiliki kekuatan sedata dengan ledakan bom atom.

“Kekuatan yang dilepaskan gempa seperti ini sekitar 334 bom atom,” kata Jess Phienix seorang ahli geologi kepada CNN.


Ia juga memperingatkan gempa susulan dapat berlangsung selama beberapa bulan karena lempeng tektonik India terus menabrak lempeng Eurasia di bawah Myanmar.

Phoenix menambahkan bahwa kehancuran di Myanmar hanya akan diperburuk oleh perang saudara di negara tersebut.

“Situasi yang biasanya sulit menjadi hampir mustahil,” katanya.

Menurut otoritas setempat, setidaknya 1.000 orang tewas di Myanmar. Survei Geologi AS memperkirakan jumlah korban tewas bisa mencapai 10.000 menurut proyeksi pemodelan awalnya.

Foto satelit dari Planet Labs PBC yang dianalisis oleh The Associated Press menunjukkan gempa bumi tersebut merobohkan menara pengawas lalu lintas udara di Bandara Internasional Naypyitaw.

Foto yang diambil pada hari Sabtu menunjukkan menara itu roboh seolah-olah terlepas dari dasarnya. Puing-puing berserakan dari puncak menara, yang mengendalikan semua lalu lintas udara di ibu kota Myanmar.

Berikut 10 berita terpopuler detikTravel pada hari kemarin:

(msl/msl)

Membagikan
Exit mobile version