Kamis, Februari 27


Jakarta

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut saat ini menjadi waktu yang tepat untuk membeli kembali saham perusahaan BUMN. Hal ini disampaikan di tengah penurunan harga saham-saham perusahaan pelat merah beberapa waktu ke belakang.

Erick menilai BUMN punya prospek bagus seiring dengan diluncurkannya Badan Pengelola Investasi (BPI)Danantara. Selain itu saham BUMN juga cenderung memberikan return dan dividen yang cukup bagus.

“Kalau investor kan return-nya bagus. Tadi saya sudah sampaikan, return-nya bagus, dividen-nya stabil. Wah kurang apa mestinya. Jadi time to buyback,” kata Erick dalam CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 di Hotel Westin, Jakarta, Rabu (26/2/2025).


Erick menyebut dividen menjadi salah satu hal yang menjadi pertimbangan untuk investor memilih saham BUMN. Apalagi dividen saham BUM cenderung bersifat kontinu atau berkelanjutan.

“Dividen Continue, bagus, jadi kan kalau orang beli saham itu selain apresiasi kan dividen-nya ada, ini yang nggak boleh dilupakan,” tutur Erick.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengingatkan bahwa investasi cenderung bersifat jangka panjang. Rosan menilai saham-saham BUMN cenderung baik secara fundamental.

“Jadi kalau saya sih tidak khawatir ya (penurunan saham), karena saya sangat yakin, karena Alhamdulillah pengalaman kita juga saya 25 tahun di salah satunya saya mulai di pasar modal, capital market, jadi saya melihat ini adalah suatu akan kembali karena fundamental saham-saham kita ini sangat baik,” tegasnya.

(ily/hns)

Membagikan
Exit mobile version