Kamis, April 3

Jakarta

Elon Musk mengatakan perusahaan rintisannya, xAI, telah merger dengan media sosial X yang juga miliknya, dalam transaksi saham yang menilai perusahaan kecerdasan buatan tersebut USD 80 miliar dan perusahaan media sosial tersebut USD 33 miliar.

“Masa depan xAI dan X saling terkait. Hari ini, kami resmi mengambil langkah untuk menggabungkan data, model, komputasi, distribusi, dan bakat.” kata Musk di X yang dikutip detikINET dari CNBC.

Ia menambahkan penggabungan tersebut akan membuka potensi yang sangat besar dengan memadukan kemampuan dan keahlian AI canggih xAI dengan jangkauan X yang sangat luas” Harga pembeliannya adalah USD 45 miliar dikurangi utang USD 12 miliar.


Karena kedua perusahaan tersebut dimiliki dan dikendalikan Musk, transaksi kemungkinan pertukaran saham di mana investor X mendapat pembayaran dalam bentuk saham xAI. Keduanya memiliki sejumlah investor bersama, termasuk perusahaan ventura Andreessen Horowitz dan Sequoia Capital, serta Fidelity Management, Vy Capital, dan Kingdom Holding Co. dari Arab Saudi.

Musk, yang juga CEO Tesla dan SpaceX, mengakuisisi Twitter dalam kesepakatan senilai USD 44 miliar pada akhir 2022 dan segera mengganti namanya menjadi X. Musk meluncurkan xAI kurang dari dua tahun lalu dengan tujuan memahami sifat sejati alam semesta.

Startup ini bersaing dengan OpenAI, startup yang ikut didirikan Musk tahun 2015 dan melesat berkat ChatGPT. Ia meninggalkan OpenAI dan baru-baru ini terlibat dalam pertengkaran dengan CEO OpenAI Sam Altman.

Chatbot Grok milik xAI kini mulai populer. Pada bulan Juni, xAI mengumumkan akan membangun superkomputer di Memphis, Tennessee, untuk melatih Grok. Investor menilai xAI sekitar USD 50 miliar dalam putaran pendanaan tahun lalu.

Selain menjalankan Tesla, SpaceX, xAI serta X, Musk menghabiskan sebagian besar waktunya tahun ini di Washington sebagai tokoh utama dalam pemerintahan Presiden Donald Trump.

Setelah menyumbang hampir USD 300 juta untuk membantu Trump dalam kampanye Pilpres 2024, Musk ditugaskan memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), yang memecet banyak pegawai federal, memangkas pengeluaran, dan menyingkirkan berbagai peraturan.

Ini bukan pertama kalinya Musk menggabungkan dua entitasnya.Pada tahun 2016, Tesla mengakuisisi SolarCity seharga USD 2,6 miliar. Pemasang panel surya tersebut didirikan oleh sepupunya, Lyndon dan Peter Rive, dan didanai oleh Musk.

(fyk/fyk)

Membagikan
Exit mobile version