Jumat, Februari 28


Jakarta

Marc Marquez menepis prediksi yang menyebut tim pabrikan Ducati bakal finis 1-2 di setiap balapan. Namun dia berharap bisa sering berbagi podium dengan Bagnaia.

Tim pabrikan Ducati memiliki pasukan terkuat di MotoGP musim 2025. Seperti diketahui per musim ini, Ducati akan menggunakan jasa Marc Marquez sebagai pendamping Francesco Bagnaia. Meski Ducati bakal balapan menggunakan mesin spek 2024 sekaligus menggunakan sasis dan aero kita sebelumnya, Marquez dan Bagnaia masih jadi favorit untuk memenangi kejuaraan di musim ini.

Banyak suara di paddock yang menyebut setiap seri di musim 2025 akan dimenangi oleh Bagnaia ataupun Marquez. Menanggapi hal itu, Marquez malah menyebut siapapun berkesempatan untuk memenangi seri, dan itu bukan hanya dari tim Ducati.


“Saya harap bisa berbagi banyak podium dengan Pecco karena pada akhirnya kami harus memerahkan kejuaraan ini di akhir musim. Tentu saya akan mendorong untuk merah #93 dan dia untuk merah #63,” tutur Marquez dilansir Crash.

“Terpisah dari itu, kami semua di MotoGP, semua orang cepat dan jika Anda memperkirakan Bagnaia dan saya berada di posisi pertama dan kedua setiap balapan akhir pekan, artinya Anda tidak tahu MotoGP seperti apa. Akan ada banyak pertarungan dari banyak pebalap, kondisinya berbeda, hujan, jadi kejuaraan masih panjang tapi sangat penting untuk konsisten,” sambung juara dunia delapan kali itu.

Menurutnya siapapun berpeluang menjadi juara. Pun bagi para rider yang menggunakan motor Ducati karena basisnya sama dengan tunggangan Marquez dan Bagnaia.

“Tapi kita tidak boleh lupa Acosta, ada juga Martin tapi sayangnya dia tidak di sini, lalu Bezzecchi. Penting untuk terus konsisten. Di setiap balapan, banyak pebalap bisa cepat dan mereka bisa memenangi balapan,” tutur mantan rider Repsol Honda itu.

Bersama Ducati asa Marquez untuk merebut titel juara dunia yang kesembilan terbuka lagi. Diketahui, dia sudah tak lagi bertarung memperebutkan titel tersebut sejak 2019. Marquez cukup percaya diri dengan tunggangannya saat ini dan siap bersaing merebut gelar juara dunianya yang kesembilan.

“Jadi kita lihat, pramusim sangat baik tak hanya di sini (Thailand) tapi juga di Malaysia, di mana menurut saya lebih penting di Malaysia dari sini dan mulai sekarang kita lihat apakah bisa beradaptasi di trek yang berbeda,” pungkasnya.

(dry/din)

Membagikan
Exit mobile version