Kamis, Juli 16
Letusan Gunung Sakurajima pada tahun 1914 adalah salah satu peristiwa vulkanik terbesar di Jepang selama abad ke-20. Letusan ini memiliki dampak yang signifikan tidak hanya secara geologis tetapi juga bagi penduduk setempat, dengan Kota Kagoshima yang terletak tidak jauh dari gunung berapi tersebut tertutup oleh abu vulkanik tebal.

Selama kurang lebih satu bulan, Sakurajima berulang kali meletus dan mengeluarkan lava dalam jumlah besar, dengan volume lava yang dikeluarkan sekitar 1,5 km³ dan daerah yang tertutup lava mencapai sekitar 9,2 km². Akibat letusan ini, Pulau Sakurajima yang sebelumnya merupakan pulau terpisah, menjadi terhubung dengan Semenanjung Ōsumi karena lelehan lava. Foto: HistoryDefined

Share.
Exit mobile version