Jakarta –
VAR (Video Assistant Referee) merupakan salah satu teknologi yang digunakan dalam pertandingan sepak bola modern. VAR digunakan untuk memaparkan sudut pandang yang lebih ideal kepada wasit yang berada di lapangan.
Meskipun bertujuan untuk mengurangi kesalahan wasit, penggunaan VAR masih sering menimbulkan kontroversi dalam dunia sepak bola, terutama saat VAR dapat menganulir keputusan wasit sehingga merugikan satu tim.
Agar memahami lebih lanjut terkait sistem VAR, berikut detikSport telah merangkum pembahasannya, mulai dari pengertian, proses review, dan kontroversi yang sering muncul pada saat pertandingan. Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Pengertian VAR
Mengutip dari Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan (JITET), VAR (Video Assistant Referee) merupakan teknologi yang diterapkan untuk membantu wasit mengambil keputusan yang lebih akurat dengan melihat tayangan ulang kejadian penting dalam pertandingan sepak bola.
VAR pertama kali diinisiasi oleh The Royal Netherlands Football Association (KNVB) pada 2012 dan diresmikan dalam The Laws of The Game oleh IFAB pada 2018.
Secara umum, VAR memiliki manfaat dan kegunaan dalam pertandingan sebagai berikut:
- Meminimalisir kesalahan wasit: VAR berfungsi mendeteksi beberapa kesalahan di lapangan hijau yang sulit dijangkau wasit, contohnya offside.
- Membantu pertandingan lebih adil: VAR membantu wasit dalam mengambil keputusan berdasarkan landasan dan bukti valid yang kuat.
- Membuat pemain lebih waspada: VAR membantu mengamati dan memantau pergerakan pemain. Dengan begitu, pemain lebih berhati-hati dan berpikir dua kali sebelum membuat kesalahan.
Cara Kerja dan Proses Review VAR
Mengutip dari The Laws of The Game, wasit hanya dapat dibantu oleh VAR jika terjadi kesalahan yang jelas atau nyata, serta apabila ada insiden serius yang terlewat, terkait dengan gol, penalti, kartu merah langsung, dan kesalahan identitas saat wasit memberikan peringatan atau mengeluarkan pemain.
Adapun cara kerja VAR yaitu sebagai berikut:
- Memeriksa siaran televisi atau pertandingan secara langsung untuk melihat insiden dalam pertandingan.
- Wasit memberi sinyal kepada pemain untuk melakukan proses review dengan bantuan VAR di tepi lapangan.
- Perangkat pertandingan dalam ruangan operasional akan memberikan rekaman ulang sesuai dengan permintaan wasit.
- VAR kemudian akan meninjau tayangan secara normal atau dengan memperlambat kecepatan rekaman (slow motion).
Adanya tinjauan atau proses review dengan teknologi VAR mencakup situasi berikut:
- Proses terjadinya gol, seperti kemungkinan offside, pelanggaran, hingga handball.
- Kemungkinan ada atau tidaknya penalti, adanya pelanggaran, dugaan pelanggaran, dan penyerang lawan yang mencari keuntungan dengan menjatuhkan diri (diving).
- Pelanggaran yang berpotensi hukuman kartu merah langsung, seperti perkelahian antar pemain atau melecehkan pemain dengan gestur tubuh.
- Kesalahan identifikasi dari wasit.
Proses review menggunakan VAR dilakukan jika sudah ada keputusan dari wasit terkait dengan sebuah insiden. Terdapat pengecualian jika insiden sudah terlewat atau luput dari pandangan wasit.
Kontroversi VAR dalam Sepakbola
Meskipun berperan penting dalam membantu wasit, teknologi VAR masih mengundang beberapa kontroversi, mulai dari keputusan yang salah, hingga dugaan manipulasi hasil pertandingan.
Berikut beberapa kontroversi yang pernah terjadi terkait penggunaan VAR dalam pertandingan sepakbola:
- Pada pertandingan Arsenal vs Brentford 11 Februari 2023, VAR salah menganulir gol offside yang seharusnya tidak sah. Voting oleh ESPN menunjukkan bahwa 58% dari 13.513 menilai VAR harus dihilangkan karena merusak esensi sepak bola.
- Pada musim 2018/2019, Liga Premier Inggris mendapatkan banyak kesalahan terkait penggunaan VAR. Para pemimpin klub meminta perbaikan baik dari sisi teknis atau non-teknis sebelum memutuskan untuk menggunakan VAR.
- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola melayangkan kritik terkait penggunaan VAR dan lambatnya wasit dalam mengambil keputusan saat harus melihat hasil rekaman video di pinggir lapangan terlebih dahulu.
Demikianlah penjelasan lengkap mengenai sistem VAR, proses review hingga kontroversinya dalam dunia sepak bola. Semoga pembahasan di atas bermanfaat ya, detikers!
—
Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.
(krs/krs)




