Kamis, Februari 27


Jakarta

Soal uang tabungan, Rp 1,5 miliar milik Olga Syahputra yang raib kembali jadi pembicaraan. Billy Syahputra menegaskan peristiwa itu terjadi saat Olga Syahputra sakit.

Meskipun sudah 10 tahun Olga Syahputra meninggal, cerita soal tabungannya raib masih menyimpan tanda tanya. Keluarga Olga mengatakan sudah mengetahui siapa pelaku yang tega melakukan itu, tapi mereka tak pernah mempublikasikannya.

“Sudah jelas (siapa pelakunya) dan pelaku mengakui. Uangnya dibuat beli apa gitu sampai akhirnya sudah nggak ada lagi. Ya mau ganti sampai akhirnya, keluarga dan kita semua mengikhlaskan, ya sudahlah. Mau gimana, dia nggak bisa ganti,” kata Billy Syahputra saat menjadi bintang tamu Rumpi: No Secret, Senin (24/2/2025).


Billy Syahputra mengatakan, pelaku adalah orang terdekat Olga Syahputra. Kini, orang tersebut tak pernah lagi memperlihatkan diri.

“Sudah menghilang (orangnya), udah nggak tahu ke mana. Orang terdekat almarhum juga, orang sekitarnya almarhum gitu,” tegas Billy.

Billy menceritakan lagi terkait uang raib itu usai jadi bintang tamu di studio Obrolan Tiap Waktu, 15 Februari 2025.

“Almarhum sakit dan yang tahu PIN ATM itu Billy, Kakak Reny kakak gue yang cewek, almarhum Olga, asisten, dan asisten rumah tangga. Otomatis kalian tahulah antara gue, kakak gue, dan Olga nggak mungkinlah ya. Antara dua ini,” cerita Billy Syahputra.

Billy mengaku tak pernah mengambil uang tanpa perintah dari Olga Syahputra. Sampai pada akhirnya, pihak bank menghubungi keluarga Olga karena menemukan transaksi mencurigakan.

“Tiba-tiba orang bank tanya karena kelihatan kalau ada pengeluaran-pengeluaran apalagi almarhum dalam kondisi sakit. Orang bank bilang ini banyak banget ambil duit hari ini, besok, terus, terus selama almarhum sakit,” tutur cowok kelahiran 16 Januari 1991 itu.

“Siapa yang ambil? Kita nggak tahu karena dompetnya juga waktu itu kadang sama Billy, kadang sama asisten, asisten rumah tangga. Singkat cerita, kita cek CCTV waktu ambil uangnya ke bank kapan dan di mana. Ketahuanlah sosok orangnya seperti apa,” lanjutnya.

Keluarga kemudian mencetak rekening koran tabungan Olga Syahputra. Dari situlah keluarga kembali mendapatkan bukti.

Selama beberapa tahun, pelaku memanfaatkan kondisi Olga Syahputra yang sakit. Pelaku melancarkan aksinya ketika Olga meminta tolong mengambil uang untuk kebutuhan sehari-hari.

“Berarti selama hampir beberapa tahun, dia selalu ambil di ATM, Rp 7 juta, Rp 8 juta, Rp 7 juta, setiap hari. Jadi gini, almarhum kalau setiap hari buat makan-makan antara 2 juta atau 3 juta karena mungkin almarhum nggak pernah cek ATM yang satu, setiap hari diambil Rp 7 juta, Rp 8 juta (lebihannya) karena kan maksimum pengambilan Rp 10 juta. Dikalkulasi, hampir Rp 1,5 miliar,” bebernya.

Keluarga mengikhlaskan uang tersebut raib demi ketenangan Olga Syahputra. “Billy dan keluarga sudah mengikhlaskan segala sesuatunya. Pahala buat Almarhum,” pungkas Billy Syahputra.

(pus/nu2)

Membagikan
Exit mobile version