Kamis, Februari 27


Jakarta

Pebulutangkis Indonesia Apriyani Rahayu bertekad tampil all out setelah memastikan kembali berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti dalam mengarungi tiga tur Eropa: Orleans Masters, All England, dan Swiss Open.

Apri, panggilan karibnya, nyaris enam bulan tanpa mengikuti turnamen. Ajang terakhirnya yaitu Olimpiade Paris 2024. Setelah itu, ia nyaris tak mengikuti ajang mana pun.

Sementara partnernya, Fadia, bisa dikatakan menjadi pemain paling sibuk saat ini. Selain dipasangkan dengan Lanny Tria Mayasari sejak Oktober 2024, mengawali tur BWF musim ini, Fadia juga bermain untuk sektor ganfa campuran bersama Dejan Ferdinansyah.


Akan tetapi memasuki Maret, pelatih melakukan perubahan kembali. Apri dikembalikan dengan Fadia. Keduanya akan berduet di tiga turnamen sekaligus, di Orleans, Inggris, dan Swiss.

Namun, proses latihannya memang belum bisa seintens dulu karena Fadia sendiri berstatus main rangkap. Apri pun tidak mempermasalahkan hal tersebut karena percaya Fadia bertanggung jawab atas porsi latihannya sendiri. Ia percaya penuh kepada Fadia walaupun hal itu tetap akan mereka komunikasikan lagi lebih lanjut.

“Sebenarnya, kalau untuk rasa enggak ada sih. Kalau saya pribadi saya percaya Fadia dan memberikan dia ruang untuk berkembang, sama pun untuk saya juga. Maksudnya, saya juga berkembang karena saya juga harus belajar dari diri saya sendiri,” kata Apri kepada pewarta di Pelatnas PBSI.

“Saya kan juga ada kurang-kurangnya juga, jadi saya dan Fadia coba untuk berkembang untuk diri kami sendiri. Dan sekarang tidak terlalu banyak yang perlu dikomunikasikan sama Fadia,” tutur pebulutangkis berusia 26 tahun tersebut.

“Paling soal bagaimana komitmennya, untuk ke depannya, dan pastinya kan saling percaya lagi, enggak bisa setengah-setengah. Saya juga harus membuktikan ke Fadia, saya itu sudah mau enggak setengah-setengah. Itu sih balikin ke diri saya sendiri, dulu baru ke Fadia,” kata Apri.

Sehubungan itu, Apri menilai, Fadia sudah banyak berubah terutama keberanian dan mental di lapangannya. Mental dan ambisi Fadia di atas lapangan kini sudah lebih terasah.

“Ya itu yang saya bilang dia (Fadia) berproses dengan sangat baik. Jadi kayak, ‘Ah percaya sama anak ini banget’,” ucap peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ini.

“Dia juga jauh lebih berani sekarang, lebih mau menunjukkan, bukan ke arah sombong ya, tapi memang ada beberapa hal di lapangan yang kita membutuhkan itu. Jadi, makanya saya bilang perkembangannya, progresnya bagus. Karena tiap orang punya proses perkembangan yang beda-beda. Fadia beda, saya beda.”

“Dan sebelum dia memulai pertandingan itu, kemarin kami juga ada ngobrol, dari hati ke hati. Dan (saya bilang) silakan Fadia jalan, enggak perlu khawatir, saling percaya saja,” ujar Apri.

(mcy/krs)

Membagikan
Exit mobile version