Jumat, Januari 23

Delapan anjing liar Afrika didatangkan dari Afrika Selatan dan ditempatkan di Taman Konservasi Conservation Through Commercialization (CTC) Uganda. Kembalinya mereka diharapkan mengatasi masalah fragmentasi habitat, konflik manusia-satwa liar, dan penyakit yang sebelumnya memusnahkan populasi lokal.

Otoritas Margasatwa Uganda (UWA) mengakui adanya tantangan besar seperti perburuan liar, hilangnya habitat, konflik manusia-satwa liar, dan perubahan iklim. Untuk memastikan keberhasilan jangka panjang, strategi konservasi meluas ke ranah edukasi dan kesadaran masyarakat, menekankan pentingnya keterlibatan komunitas lokal dan pembagian manfaat.

Klik di sini untuk menonton video-video lainnya!

Share.
Exit mobile version