Jumat, April 4


Jakarta

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyebut banjir dan longsor membuat puluhan bangunan rusak. Selain itu, ada tiga orang terluka akibat tertimpa material longsoran.

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, mengatakan ada 12 kapanewon yang terdampak banjir genangan, pohon tumbang, hingga tanah longsor. Kapanewon itu meliputi Kasihan, Dlingo, Bantul, Banguntapan, Imogiri, Jetis, Kretek, Pajangan, Piyungan, Pleret, Sewon, dan Srandakan.

“Berdasarkan data, akibat hujan deras kemarin, ada 4 kejadian pohon tumbang, 23 gerakan tanah, 1 jembatan ambrol, dan 26 lokasi terdampak genangan air,” katanya dilansir detikJogja, Sabtu (29/3/2025).

Secara lebih rinci, ada 6 unit rumah rusak, 1 bangkel rusak, 5 akses jalan terganggu, 3 talut rusak, 4 fasilitas pendidikan rusak, 1 jembatan ambrol, dan 21 permukiman rusak. Kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta.

Menyoal korban jiwa, Antoni mengaku tidak ada. Namun ada tiga warga yang mengalami luka-luka. Ketiganya adalah AA (3), Susilowati (36), keduanya warga Watu Glundung, Wukirsari, Imogiri, Bantul. Sedangkan satu lagi adalah Saniyah (54), warga Kemasan, Karangtengah, Imogiri, Bantul.

“Ada tiga orang mengalami luka sedang akibat tertimpa runtuhan akibat longsor. Saat ini ketiganya sudah rawat jalan,” ujarnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

Lihat juga Video BNPB: Sepanjang 2024 Ada 3.472 Bencana di Indonesia, Terbanyak Banjir

(rdp/imk)

Hoegeng Awards 2025

Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

Membagikan
Exit mobile version